• Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • About
  • Contak
Lentera Nusantara News
  • Home
  • Berita Utama
  • Birokrasi
  • Investigasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Birokrasi
  • Investigasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Lentera Nusantara News
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Budi Daya Lele PT Den Bagus Perkasa: Dari Kolam Terpal Menuju Kemandirian Pangan

LenteraNews by LenteraNews
in Berita Utama
0
Budi Daya Lele PT Den Bagus Perkasa: Dari Kolam Terpal Menuju Kemandirian Pangan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tuban, Lenteranysantaranews.com

Di tengah tantangan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal, Hendro Iswanto, Direktur PT Den Bagus Perkasa, menghadirkan solusi sederhana namun berdampak besar: budi daya ikan lele. Berlokasi di Desa Perbon, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, inisiatif ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Dengan memanfaatkan kolam berstruktur logam yang dilapisi terpal dan dinaungi jaring hitam, Hendro menciptakan sistem pemeliharaan ikan yang efisien dan ramah lingkungan. Kolam-kolam tersebut tidak hanya menjaga kualitas air dan kesehatan ikan, tetapi juga menjadi simbol inovasi lokal yang berakar pada kebutuhan masyarakat.

“Budi daya lele ini sangat menguntungkan. Selain bisa menjadi sumber pendapatan, juga bisa jadi hiburan. Melihat ikan tumbuh sehat itu menyenangkan,” ujar Hendro saat ditemui awak media pada Jumat (26/9/2025).

Hari itu, Hendro bersama timnya melakukan panen dari beberapa kolam yang telah mencapai masa siap jual. Sebanyak 700 kilogram ikan lele berhasil dipanen dan langsung didistribusikan kepada pengepul serta pembeli dari wilayah sekitar Kabupaten Tuban.

“Panen hari ini mencapai 700 kg dan itu langsung diambil oleh pembeli dari daerah sekitar,” tambahnya.

Langkah Hendro tidak hanya berkontribusi pada kemandirian pangan, tetapi juga membuka peluang kerja dan meningkatkan ekonomi lokal. Di tengah arus urbanisasi dan tantangan agrikultur, model budi daya seperti ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak—bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari kolam kecil di desa, dengan semangat besar untuk perubahan.

(Red)

Previous Post

Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Balongpanggang, Garong Dana PIP Berjamaah

Next Post

Dalih Kesepakatan Paguyuban, LKS Jadi Ladang Bisnis Kepala Sekolah

Next Post
Dalih Kesepakatan Paguyuban, LKS Jadi Ladang Bisnis Kepala Sekolah

Dalih Kesepakatan Paguyuban, LKS Jadi Ladang Bisnis Kepala Sekolah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Prove your humanity: 1   +   4   =  

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • About
  • Contak

© 2025 lenteranusantaranews.com.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Birokrasi
  • Investigasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan

© 2025 lenteranusantaranews.com.